>

Dapet info dari milis, berguna buat kita para ibu – ibu dan remaja putri (hush..kl yg ini kyknya jangan deh ya ;). Selamat mencoba..lho kok kayak resep makanan aja hihihi.

Masa subur perlu diketahui setiap pasangan yang ingin punya anak atau yang ingin menunda kehamilan. Masa subur merupakan rentang waktu sejak sel telur keluar dari indung telur hingga sel telur berada di saluran telur (saluran tuba falopi). Masa subur erat kaitannya dengan penglepasan satu atau lebih sel telur dari indung telur, untuk kemudian dibuahi sperma. Peristiwa ini hanya terjadi satu kali dalam setiap siklus haid. Biasanya, masa subur terjadi dalam rentang dua hari sebelum dan sesudah penglepasan tersebut. Untuk mengetahui itu, Anda harus tahu kapan hal tersebut terjadi. Berikut berbagai cara mengetahui hal itu.

Menghitung Tanggal
Cara ini cocok untuk yang punya siklus haid teratur. Misalnya siklus haidnya 28 hari dan haid terakhirnya terjadi tanggal 1, tanggal haid bulan berikutnya adalah tanggal 28. Dengan demikian, perkiraan waktu ovulasi, yaitu di tengah-tengah periode haid, adalah tanggal 14. Jadi, masa subur berada pada rentang tanggal 12 hingga 16.

Peningkatan Suhu Badan
Biasanya suhu badan meningkat menjelang dan sesudah masa ovulasi, karena pengaruh hormon progesteron. Lendir Rahim seperti Benang Hormon estrogen mencapai puncaknya pada saat ovulasi terjadi dan memengaruhi lendir rahim. Menjelang ovulasi biasanya lendir rahim jadi agak encer dan bila diraba dengan dua jari dapat membentuk benang dan berwarna bening. Munculnya Rasa Nyeri Rasa nyeri di bagian daerah perut bagian bawah pada pertengahan siklus haid dapat jadi petunjuk masa subur.

Perubahan Sel-Sel Vagina
Masa subur bisa diketahui dengan melihat adanya perubahan sel-sel vagina melalui pemeriksaan sitologi vagina hormonal. Caranya dengan mengambil sedikit cairan vagina, yang bisa diketahui bentuk sel-sel vagina yang mengindikasikan masa subur. Patokannya adalah bentuk sel, warna plasma sel, bentuk inti sel, dan jumlah sel darah putih pada sel vagina itu.

Biopsi Dinding Rahim
Dengan mengambil sedikit jaringan dinding rahim bagian luar dapat diketahui masa subur. Caranya dengan melihat apakah bagian itu mengeluarkan semacam cairan. Namun, kini, cara ini mulai ditinggalkan.

Pemeriksaan Kadar Hormon
Hormon berperan pentinc dalam proses ovulasi yaitu hormon FSH (folliclE stimulating hormone) dar hormon LH (luteinizinc hormone), prolaktin, estro gen, dan progesteron Dengan mengetahui kadar hormon tersebut dalam darah dan membandingkan dengan jumlah normal dapat diketahui apakah seorang wanita berada dalam masa subur atau tidak.

Pemeriksaan USG
Pemeriksaan USG untul melihat indung telur dapat membantu mengetahui masa subur. Pada masa ovulasi, kantung-kantung tempat sel telur di indung
telur akan pecah dan mengeluarkan sel-sel telur. Itu semua bisa terlihat melalui pemeriksaan USG dan merupakan tanda masa subur.

Laparoskopi Diagnostik
Cara ini dilakukan dengan melihat folikel pada dinding rahim dan kondisi tuba falopi serta kelainan-kelainan lain di indung telur. Cara seperti ini biasanya digunakan untuk wanita yang sulit punya anak. Karena, melalui prosedur tersebut dapat diketahui sel telur mana yang sudah matang untuk kemudian diambil dan ditanamkan di dalam dinding rahim, untuk membantu proses pembuahan.

Leave a Reply









Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.