Kita sebagai makhluk hidup, manusia lebih tepatnya, pasti pernah merasakan yang namanya terserang penyakit. Penyakit yang disebabkan virus atau bakteri dapat menyerang kita orang dewasa maupun anak-anak, bahkan balita, batita atau bayi. Laras yang sekarang sudah menginjak fase balita juga beberapa kali terserang sakit.

Seingatku pertama kali Laras kenal dengan yang namanya sakit itu waktu dia berumur 9 bulan. Saat itu, aku ingat sekali sepulang dari family gathering kantorku di puncak, si papah demam tinggi dan ternyata kena tampek/campak. Nah saking parnonya aku takut Laras ketularan, aku langsung bawa Laras ke dokter utk imunisasi campak dan kebetulan memang pas dengan umurnya. Sesampainya di rumah sakit, waktu Laras diukur suhu tubuhnya, ketahuanlah suhu tubuh Laras meninggi. Pak Dokter yang bertugas saat itu, tidak bersedia untuk meng-imunisasi Laras. Tunggu Laras fit dulu katanya. Bener deh, sampai di rumah, suhu tubuh Laras makin meninggi dan sampai ke 39 derajat celcius lebih :(. Berdasarkan modal ilmu yang aku dapatkan, aku geber pake ASI aja plus paracetamol karena takut makin tinggi, ditambah kompres dengan air hangat. Cuman perjuangan juga untuk memberikan parcet ke Laras, ngamuknya gak karuan tiap mau ditetesin. Akhirnya, aku pake cara parcetnya di campur ke air putih dan disendokin. Butuh kesabaran karena Laras masih ngamuk juga pakai cara itu.

Sejak Laras masih di perut aku memang rajin browsing hal-hal yang berkaitan tentang dunia emaks dan anaks, terutama masalah kesehatan. Lalu bertemulah aku dengan web kesehatan ini dan ada juga milisnya. Milis ini pun sering mengadakan seminar kesehatan anak yang biasa disebut PESAT. Aku pernah sekali ikut PESAT untuk menimba ilmu dan bertemu langsung dengan dokter-dokter yang kerap jadi narasumber milis tersebut. Alhamdulillah, banyak sekali ilmu yang aku dapatkan. Sedikit banyak aku mencoba menerapkan apa yang di share di situ, walaupun belum semuanya :).

Dari sumber di atas, aku mengetahui bahwa 80% penyakit pada anak disebabkan oleh virus. Penyakit yang disebabkan oleh virus seperti batuk pilek atau penyakit yang merupakan common problems biasanya bersifat self limiting diseases atau sembuh dengan sendirinya. Hal itu tergantung oleh daya tahan tubuh anak/seseorang. Jadi penting sekali, jika anak kita sakit, hal yang kita perhatikan dan lakukan adalah mengembalikan daya tahan tubuh si anak, agar kembali prima sehingga proses penyembuhan dapat berjalan dalam waktu yang tidak lama.

Jadi berdasarkan ilmu tersebut, berikut adalah pengalaman yang aku lakukan sebagai tata laksana di kala Laras mengalami :

  • Demam. Sepengetahuanku demam adalah alarm tubuh sebagai peringatan adanya virus/bakteri/parasit yang menyerang tubuh kita. Demam jg bisa terjadi setelah anak diimunisasi. Suhu tubuh yang meninggi adalah sebagai upaya agar virus/bakteri/parasit itu mati, karena memang hanya bisa mati pada suhu tinggi. Jadi demam itu sendiri bukan penyakit. Tiap Laras demam, aku akan terus memantau suhu tubuhnya dengan termometer. Aku jaga jangan sampai naik drastis dan makin tinggi. Asupan air putih diperbanyak dan dipersering biar gak dehidrasi. Aku kompres dengan air hangat, atau aku ajak berendam di air hangat. Dulu waktu Laras masih aktif minum ASI, tiap Laras demam, aku persering aja frekuensi nenennya. Kalau sudah di atas 38,5 derajat celcius atau sulit tidur atau lemes/gelisah, aku kasih paracetamol. Jadi saat demam, aku pantau juga perilakunya, selama Laras masih aktif, tidak lemas, tidak hilang kesadaran, tidak dehidrasi aku masih tenang. Tapi kalau sudah mencurigakan, aku buru-buru hubungi dokternya atau ke rumah sakit. Saran di milis sehat pun, kita harus menunggu demamnya selama 72 jam dulu supaya bisa diketahui apa penyebabnya.
  • Batuk Pilek (Batpil) ; Penyakit ini merupakan penyakit langganannya anak-anak. Sebenarnya gak cuman anak-anak, mamah papahnya Laras juga sering kena batpil kalau kondisi badan lagi gak fit. Batpil sebagian besar disebabkan oleh virus. Batuk sendiri adalah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan dahak yang ada di saluran pernafasan. Biasanya kalau terserang virus ini, akan banyak lendir atau dahak di dalam saluran pernafasan kita. Jadi diupayakan agar dahak/lendir itu bisa keluar sendiri. Kalau Laras biasanya akan aku minta minum air putih yang banyak, agar dahaknya encer dan masuk ke saluran pencernaan lalu keluar bersama pupnya. Aku juga persering makan buah yang mengandung vitamin C atau minum vitamin C tambahan, makan sop hangat yang kaldunya berasal dari daging/ayam, lalu perbanyak bawang putih dan merica. Malam hari, sebisa mungkin no AC dan aku siapkan ember yang berisi air hangat dan ditetesi minyak kayu putih kemudian taruh di sudut kamar. Tujuannya agar ruangan tidak kering dan hidung Laras tidak mampet. Pagi hari, jika sinar mataharinya banyak, Laras diajak keluar untuk berjemur. Alhamdulillah, Laras kalau pilek gak lama, 3 hari sudah sembuh. Batuk pernah sampai 2 minggu, tapi akhirnya sembuh sendiri juga. Untuk batuk biasanya aku juga suka kasih air perasan jeruk nipis + 1sdm kecap manis. Bisa juga air rebusan kencur.
  • Roseola ; Penyakit ini menyerang Laras waktu umurnya sekitar setahunan. Gejalanya waktu itu demam sampai hampir 3 hari disertai batuk/radang tenggorokan. Setelah demamnya turun, muncul ruam merah di tubuh Laras. Penyakit ini juga disebabkan oleh virus sehingga tata laksananya sama dengan penyakit common problems yang lain seperti batpil.
  • Diare ; Alhamdulillah Laras belum pernah diare, duh jangan sampai kena juga *ketok meja 3x*. Aku selalu memperhatikan kebersihan untuk Laras terutama dalam hal makanan. Mudah-mudahan Laras terhindar dari diare. Tapi seandainya pun terkena diare, diare juga adalah mekanisme tubuh untuk membuang racun di dalam tubuh. Untuk itu, sebaiknya saat diare jangan dimampetkan. Jika racun sudah terbuang semua, diarenya juga akan berhenti. Yang kita perhatikan adalah jangan sampai si anak dehidrasi kehabisan cairan tubuh. Jadi saat diare penting sekali untuk terus menambah cairan/air putih, bisa juga cairan elektrolit seperti oralit atau untuk anak adalah pedialit. Kita juga dapat memberikan terapi BRATY, Banana, Rice, Apple/Avocado, Toast, Yogurt.

Demikianlah sejarah sakitnya Laras dan tata laksana yang biasa aku terapkan di rumah. Alhamdulillah selalu bisa sembuh sendiri. Laras sampai saat ini belum pernah ke dokter kalau  sakit apalagi minum antibiotik yang tidak perlu. Aku bukan anti dokter, obat atau antibiotik, tapi mencoba menerapkan hal yang baik ke Laras, tidak seperti aku kecil dulu yang gampang sekali kemasukan obat yang tidak perlu sehingga sudah banyak sekali zat kimia di dalam tubuhku. Ya setidaknya aku mencoba meminimalisirnya untuk Laras, juga untuk melatih daya tahan tubuhnya. Aku sudah membekalinya dengan ASI selama hampir 3 tahun, sekarang tinggal Laras sendiri dan daya tahan tubuhnya yang berjuang jika terserang penyakit. Sekarangpun kalau aku batpil, aku menghindari obat-obatan warung semampuku. Cukup perbanyak istirahat dan banyak minum air putih plus vitamin C, Alhamdulillah bisa sembuh sendiri juga. Mudah-mudahan Laras selalu sehat tak kurang suatu apapun.

Leave a Reply









Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.