Selain lelarian dan nyanyi-nyanyi cantik, salah satu kegiatan yang saya lakukan untuk mengisi waktu me time adalah nonton film. Karena nonton film di bioskop udah jadi hal yang jarang dilakukan *maklum, ya, ebes-ebes*, nonton filmnya cukup di tv atau versi download-annya.

Alhamdulillah masih dikasih rejeki buat langganan tv berbayar. Mau nonton film box office atau serial, tinggal pilih aja. Tapi, gak semua film serial itu saya tonton dan ikutin. Ntar bisa-bisa jadi istri dan ibu durhaka, kalau seharian nonton tv doank, gak ngurusin anak dan suami.

Saya suka sekali nonton film yang menegangkan seperti action atau thriller. Saya juga suka film dengan genre drama atau romantis, tapi tergantung isi ceritanya. Saya bisa tertidur kalau ceritanya terlalu bosenin. Film komedi juga saya tonton kalau lagi gak pengen mikir yang berat-berat. Kalau lagi galau melow, nonton film sedih yang menguras airmata bisa bikin dada sedikit lega.

Cerita-cerita misteri konspirasi, berantem, perang, pembunuhan, serial detektif, dan horor minimalis adalah favorit saya. Kalau nonton film dengan genre itu, rasanya adrenalin naik dan bikin penasaran, jadi pengen tahu endingnya.

Film yang isinya penuh kesadisan dan berdarah-darah lebih menarik untuk ditonton daripada film sci-fi. Kadang suka heran sendiri, kok saya bisa nonton film kayak gitu, sambil makan pulak. Jadi curiga, jangan-jangan rada psikopat :))

Serial The Walking Dead adalah serial yang saya ikutin full dari season 1, sampai season terbaru yang ke 6. Mungkin kalau orang lain bisa eneg nonton zombie menyeramkan yang lagi makan orang. Kadang suka diliatin adegan mereka gigit manusia, terus makan sampai ada usus terburai. Saya malah sedih. Emang jadi baper nontonnya.

Waktu serial The Following tayang di FOX, saya juga nonton. Keren banget lah. Banyak adegan yang bikin kaget, cerita konspirasinya bikin kesel banget. Sampai mikir, gimana kalau kejadian itu nyata terus ada di Indonesia. Hiiiy, serem juga.

Kalau film Indonesia, saya suka The Raid. Mungkin karena aktornya juga ganteng dan keren. Duh, jadi inget, pernah satu lift sama Mad Dog di Sency, trus nyesel kenapa gak minta foto bareng. Aselik, keren bener dia. Bangga lah sama kang Yayan dan Iko bisa nembus dan main film holywood.

Saya sempat salah pengertian tentang perbedaan film thriller dan horor. Saya dulu selalu berpikir, yang namanya film horor adalah yang selalu bercerita tentang hantu, mistis, pokoknya yang supranatural gitu. Kalau film thriller, film yang ceritanya bunuh-bunuhan, badan kebelah dua dan banjir darah. Ternyata, bukan begitu.

Dari hasil browsing, saya baru tahu kalau film dengan adegan mengagetkan penuh darah itu termasuk film horor. Contoh, film Saw atau Texas Chainsaw Massacre. Berarti film favorit saya, Final Destination juga termasuk film horor donk, ya? Kan banyak adegan yang ngagetin dan orang-orang yang meninggal dengan sadis.

Contoh lainnya adalah film Jelangkung, Kuntilanak, The Ring dan teman-temannya. Udah jelas banget dari judulnya, kan?

Sedangkan film Sixth Sense, justru bukan film horor tapi termasuk film thriller. Padahal pas saya nonton film itu, bikin saya merinding abis dengan adegan hantu-hantunya.

Saya sendiri masih belum terlalu bisa bedain antara thriller dan horor. Kalau sekilas dari yang saya baca, film-film detektif yang saya tonton kayak CSI, Criminal Minds, The Following, dll itu termasuk film thriller.

Kuncinya, kalau film horor banyak adegan yang bikin kita jijik, kaget sampai bisa lompat dari kursi, menakutkan dan cerita berakhir saat misterinya terbongkar.

Kalau film thriller, isi ceritanya bikin kita penasaran sama endingnya, bikin merinding, lebih kolosal, atau cerita akan berakhir saat tokoh utama/jagoannya menggagalkan rencana jahat si musuh. Jadi perbedaannya, lebih ke alur cerita.

Saya paling gak bisa nonton film horor Asia terutama Indonesia. Buat saya film-film itu adalah yang paling seram dibanding film horor holywood. Mungkin karena diangkat dari mitos yang ada di masyarakat, dan orang Indonesia masih pada percaya sama yang mistis gitu. Abis nonton film horor, saya bisa gak berani ke kamar mandi dan gelap-gelapan sendirian.

Film horor Indonesia yang paling megang, menurut saya adalah film Sundelbolong-nya Suzanna. Legend banget. Anak lama pasti pernah nonton film itu, dan hafal adegan Suzanna beli sate 10 tusuk. Atau adegan beliau manggil abang Bokir :)).

Saya punya teman yang nge-fans banget sama almarhumah Suzanna dan suka banget nonton film-filmnya. Gilak ah! :)). Namanya juga selera.

Sekarang yang lagi hits adalah filmnya Joko Anwar yang tayang di HBO Asia. Judulnya Halfworlds. Keren filmnya, cuman satu yang bikin saya pindah-pindah channel pas nontonnya, ada adegan tuyul hahaha. Actionnya pas sama selera, horornya aja yang gak selevel sama keberanian saya.

Saya lagi nyari serial baru yang pengen saya tonton. Buat gantiin TWD dan beberapa serial favorit yang lagi break. Adakah rekomen?

Leave a Reply









Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.